Sandhekala maghrib sedang menjelang saat beghu itu memulai pekerjaan, mengeruk jalan beraspal yang tak seberapa tebal dan berlubang di sana sini. Jalan bernama Renville itu dipotong melintang selebar 2 meter dan sepanjang utuh bahunya. Pekerjaan ini memang berat, maka alatnya disebut juga alat berat; sehingga wayah sandhekala tak dianggap kendala.
Maghrib terlewati dan pekerjaan pengerukan yang memotong penuh jalan vital masuk desa Pejagoan itu telah cukup berkedalaman. Tetapi tiba-tiba..Blar! Pipa PDAM sebesar perut orang dewasa itu jebol. Dan air sontak menyembur.
Dari sore memang gerimis mengguyur, tetapi bukan hujan dan banjir yang menyebabkan akses jalan desa itu malam ini terputus total. Melainkan ulah kerja manusia yang bekerja sebagai kontraktor dan mengabaikan kepentingan warga di sekitarnya
(to be continued)
Jumat, 24 September 2010
Pelanggar itu bernama Trada Group
21.31
No comments






0 komentar:
Posting Komentar